Hukum dan Kebudayaan Sebagai Komponen Penting Di Indonesia

Indonesia adalah negara yang memilik keragaman suku, adat, budaya, bahasa dan agama, Indonesia juga memiliki banyak kekayaan alam dan keindahan yang terkandung didalamnya. Indonesia sebagai negara kepulauan dari sabang sampai merauke menjadi keunggulan dan kebanggan sebagai warga negara Indonesia.

Negara yang bercirikan Nusantara ini akhir-akhir ini tengah marak ditempa dinamika dari mulai isu poitik,  kasus korupsi, sampai kejahatan terorisme. Pemerintah yang dipimpin langsung oleh Presiden melalui berbagai kebijakan benar-benar telah bekerja keras menyelesaikan dan menuntaskan permasalahan-permasalahan diatas.

Masyarakat sebagai bagian dari sebuah negara selayaknya mendukung penuh upaya pemerintah guna merasakan ketenangan, keamanan, dan kesejahteraan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah yang dipimpin langsung oleh Presiden diharapkan bisa mengambil berbagai macam spekulasi dari mulai Memanfaatkan setiap sektor kementrian, dan lembaga, untuk peningkatan Indonesia yang makmur dan sejahtera yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, juga bersinergi dengan aparat penegak hukum POLRI dan TNI untuk kepentingan ketertiban masyarakat dan keamanan negara.

Di dalam satu bulan kedepan Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya yaitu tanggal 17 agustus, dimana hari kemerdekaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memompa dan meningkatkan semangat seluruh lapisan masyarakat, semangat yang bergelora terlebih bagi para pemuda-pemudi Indonesia untuk kebaikan bangsa Indonesia. Sesuai dengan Pidatonya The Founding Father Bung Karno pernah berpesan “Tetapi buat jiwa yang besar, buat jiwa perjuangan, buat jiwa satria, buat jiwa yang telah tetap hatinya sekali merdeka tetap merdeka, mengetahui bahwa tiap-tiap perjuangan memang mempunyai gelombang turun naik, mempunyai waktu genting dan tidak genting.” [Amanat Bung Karno disampaikan dalam pertemuan dengan para tokoh pimpinan masyarakat serta para pemuda peserta khusus politik sebelum melawat ke sumatera di Istana Presiden Yogyakarta, Dipancarluadkan R.R.I Yogyakarta, Rabu 2 Juni tahun 1948]

Di dalam Konstitusi Negara Indonesia yang telah di atur di dalam UUD 1945
Pasal 27
“(1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.”
“(2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.”
“(3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.***)”
Pasal 28
“Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Dengan demikian telah jelas bahwa sebagai bagian dari warga negara Indonesia, bertanggung jawab atas kehidupan yang telah diberikan, menjunjung tinggi hukum, aturan dan norma-norma, ikut serta di dalam mendukung upaya pemerintahan menjadikan negara Indonesia negara yang adil, makmur, dan sentausa sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.
Masyarakat Indonesia dikenal dengan masyarakat dunia sebagai masyarakat yang ramah dan kental dengan nilai-nilai sopan-santun. Masyarakat yang hidup di dalam disiplin waktu dan keajekan sosial.

Dengan demikian kita sebagai warga negara Indonesia alangkah  baiknya dan indahnya senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, memelihara toleransi kehidupan berbangsa dan bernegara, saling menghargai dan menghormati sesama umat manusia di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan turut serta merawat dan melestarikan nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia, kebudayaan dan kekayaan alam Indonesia yang tidak dapat dinilai dengan apapun, karena hal ini adalah ciri kas dan warisan anak cucu bangsa Indonesia dari generasi ke generasi, yang harus diketahui masyarakat.

Penulis
Sahat Andika Situmorang
Tim Advokasi LBH Perjuangan