Integritas Dan Nasionalisme Pemuda Menentukan Jati Diri Bangsa

Dunia pendidikan saat ini telah memasuki tahun ajaran baru, kaum pelajar sudah sepatutnya menyambutnya dengan gembira dan penuh semangat untuk memulai rutinitas belajar sehari-hari di sekolah mereka masing-masing. Integritas dan nasionalisme kaum pelajar sangat menentukan nasib dan masa depan bangsa Indonesia dikemudian hari. Di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di daratan tanah Indonesia, pemuda-pemudi dituntut bertanggung jawab di dalam menjalankan kewajibannya sebagai kaum pelajar, dengan berpegang teguh dan sungguh-sungguh atas apa yang diajarkan oleh guru mereka di sekolah untuk meraih masa depan yang cerah. Pemuda-pemudi Indonesia harus memiliki jiwa nasionalisme, semangat yang tidak pernah redup, memiliki jati diri sebagi pelajar yang berilmu, bemoral dan berakhlak mulia dan dapat menjadi contoh suri tauladan dimasyarakat. Pemuda-pemudi sebagai agen of change bangsa Indonesia harus memiliki kecintaan sosial, yang berarti apa yang telah dipelajari disekolah, di bangku kuliah dapat diamalkan untuk memberikan kontribusi terbaik terhadap sesamanya yang berguna membangun mentalitas bangsa dan negara kearah yang lebih baik. Pemuda-pemudi Indonesia harus terhindar dari setiap perbuatan negatif saat ini seperti kejahatan perkelahian dengan sesamanya, mencuri, tawuran, menggunakan narkoba, seks bebas, dan kejahatan lainnya yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Didalam perumpamaan terdapat istilah “yang muda yang berprestasi” kata ini tepat untuk memompa semangat dan membuka pemikiran para pemuda-pemudi Indonesia saat ini agar mau menggali potensi dan bakat mereka sebagai kaum terpelajar. Bakat akan menjadi perestasi jika ditekuni, dan tidak pernah merasa berpuas diri untuk meningkatkan kemampuan dan terus berlatih, hal ini selalu dimulai dari diri si pemuda-pemudi yang mana peran orang tua juga sangat penting untuk mendukung dan mengawasi perkembangan anak-anaknya. Guru di lingkuangan sekolah memiliki peran di dalam menumbuhkan mentalitas pemuda-pemudi yang jujur dan berprestasi. Contohnya bakat pelajar dibidang olahraga yang kemudian dapat menjadi altet berprestasi, bakat dibidang menulis yang kelak dapat menjadi penulis, bakat dibidang matematika, fisika, dan biologi bisa menjadi ahli sains, bakat dibidang ilmu pengetahuan sosial bisa menjadi Presiden, Gubuernur, Bupati, ketua MPR, DPR, DPRD kelak dll, dan masih banyak lagi potensi-potensi yang harus digali dimasa muda saat ini.

Pemuda-pemudi Indonesia memiliki pengaruh yang sangat besar di dalam menentukan arah dan jati diri bangsa Indonesia. Indonesia harus bisa memanfaatkan dan mengembangkan generasi mudanya untuk membentuk pemuda-pemudi yang berprestasi baik ditingkat nasional maupun kancah internasional, pemuda-pemudi Indonesia juga harus berani menentukan sikap dan tau kemana bangsanya yaitu bangsa Indonesia ini akan berlajar. Pemeritah bekerjasama dengan kementerian terkait, di dalam hal ini yaitu kementerian pendidikan dan kepemudaan harus bekerja keras untuk membentuk karakter kaum pelajar saat ini yang cerdas secara kognitif dan emosional. Di dalam Undang-undang Kepemudaan Bab ii Pasal 3 berisi ” Pembangunan kepemudaan bertujuan untuk terwujudnya pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan pancasila dan Undang-undang dasar 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan demikian diharapkan kaum pemuda-pemudi Indonesia sekarang ini harus dapat sungguh-sungguh untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang mereka emban saat ini sebagai kaum terpelajar dengan tekad yang bergelora mereka dapat menorehkan prestasi-prestasi yang dapat mengharumkan bangsa Indonesia di kemudian hari.

Penulis
Sahat Andika Situmorang,SH
Departemen Luar Negeri DPP PERMAHI-(Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia)