Jadi Pengingat Tragedi Kemanusiaan, Sejumlah Masyarakat Gelar Aksi Diam Di Tugu Pal Putuh Jogja

yogyakarta-berdikarinews-com

yogyakarta-berdikarinews-com

Berdikarinews.com, YOGYAKARTA-Sejumlah masyarakat yang terkabung dalam Komite Bersama Reformasi (KBR) dan Koalisi Masyarakat untuk Udin ([email protected]) menggelar aksi damai di kawasan Tugu Pal Putih koata Yogyakarta, dalam aksi diam tersebut, mereka mengusung spanduk ajakan menghentikan kekerasan serta menyalakan lilin sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Intan Olivia, Kamis (17/11/2016). Kasus kematian wartawan Udin hingga kematian Intan olivia, balita korban bom molotov sebuah gereja di Samarinda, menjadi bukti adanya tragedi kemanusiaan di Indonesia.

“Aksi ini dilakukan sebagai upaya pengingat masyarakat bahwa di Indonesia telah terjadi tragedi kemanusiaan, seorang anak kecil yang tidak bersalah harus menjadi korban dari ideologi tertentu yang dianut pelaku pengeboman,” ujar Koordinator aksi dari KBR Heronimus Heron saat di temui di kawasan Tugu Jogja, Rabu (16/11/2016) malam.

Ia juga mengatakan, jika aksi damai ini untuk mengajak elemen masyarakat bisa menegakkan Pancasila khususnya sila kedua, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Menurutnya, negara hingga hari ini masih abai dan lalai terhadap persoalan kemanusiaan yang sering muncul.

Fenomena ini juga menunjukkan adanya kegagalan negara dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila.

Negara harusnya hadir dan turut serta dalam mengatasi dan mencegah tindakan kekerasan atau kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Makanya melalui aksi ini kami berharap pihak berwajib untuk mengusut tuntas dan mencari motif pelaku serta apa dan siapa dibelakang mereka. Ini harus dihentikan, ” tegasnya.

Melalui aksi, massa berupaya mengenalkan dan menginformasikan kepada khalayak luas bahwa tragedi kemanusiaan nyata terjadi.

“Kami harap masyarakat juga jangan mudah terpancing oleh isu sara. Stop ujaran kebencian dan stop diskriminasi antar umat beragama,” pungkasnya.