Mako Pemadam Kebakaran Pemalang ‘Diserbu’ Anak Autis

ANAK Autis dari PAUD Inklusi Cahaya Gemilang saat praktek menyemprotkan air dalam simulasi pemadaman di Mako Damkar Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Jumat (7/4).

Berdikarinews.com, PEMALANG –Pemandangan berbeda terjadi di Kantor Pemadam Kebakaran di Jalan Ahmad Dahlan Nomor 2 Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Jumat (7/5) April kemarin.

Dikawal guru pembimbingnya, puluhan anak autis dari PAUD Inklusi Cahaya Gemilang Kebondalem ini melakukan kunjungan untuk dikenalkan pada teknis peralatan pemadaman sekaligus bermain dengan para kru pemadam.

Bahkan saat menerima anak autis ini, banyaknya kru pemadam yang menyambut, lebih banyak dari peserta yang hadir.

Anak anak kemudian diajak berkenalan dengan kru, dilanjutkan dengan pengenalan alat pemadaman, hingga diajak mobil-mobilan menggunakan truk pemadam.

Tak cukup sampai di situ, kru pemadam juga praktek menyemprotkan air yang disambut antusias sejumlah anak autis, yang bahkan berlarian untuk main hujan hujanan. Suasana riuh pun tak terelakkan.

Sepintas, anak-anak berkebutuhan khusus itu tampak sama seperti anak pada umumnya. Namun jika dicermati lebih, memang terasa berbeda terutama terkait cara berkomunikasi dan pengawalan yang cenderung lebih ketat.

Kepala Sekolah PAUD Lusiana Hadiningsih yang mengawal anak didiknya menjelaskan, kegiatan ini digelar dalam rangkaian peringatan Hari Kesadaran Autisme Sedunia, yang biasa diperingati setiap tanggal 2 April.

“Tujuannya, pertama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat  bahwa ada banyak anak berkebutuhan khusus di sekitar kita yang juga bisa menjalani pendidikan, tentunya secara khusus pula.”

Kemudian, kunjungan ke Pemadam ini juga untuk memberikan ruang, waktu dan gerak yang lebih luas agar anak autis terstimulasi penggalian potensi di dalam dirinya.

“Ini sebagai playing therapi sekaligus mengenalkan konsep lingkungan terhadap pekerjaan dan profesi, dalam hal ini pemadam kebakaran.”

Selanjutnya Lusi juga menegaskan, dalam kegiatan ini diharapkan muncul kepedulian dari unsur dinas terkait dan masyarakat pada umumnya.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam, Diar Hendrayanto SH menyampaikan, pihaknya memang telah rutin menerima kunjungan dari siswa yang ada di Pemalang, namun baru kali ini didatangi anak berkebutuhan khusus yaitu autisme.

“Kita bersyukur, acara bisa berjalan lancar, anak-anak juga senang semua, mereka tampak ceria dan antusias terutama saat bermain air penyemprotan dan diajak berkeliling menggunakan mobil pemadam.” {Tri Atmodjo}