Menyikapi Kelalaian Jaksa Dalam Tuntutan , Ini Jawaban YLBH Perjuangan

Dalam persidangan kasus perkara Narkotika yang digelar Pengadilan Jakarta Selatan terdapat kesalahan Jaksa Penuntut Umum dalam membuat tuntutan .

hari ini sidang pun dilanjutkan dengan agenda nota pembelaan atau pledoi dalam isi nota keberatan tersebut yang di bacakan langsung oleh ketua YLBH Perjuangan Budhi Benyamin Sembiring SH sebagai kuasa hukum terdakwa ini pun mempertanyakan unsur pasal dalam tuntutan.

Diketahui bahwa dalam surat tuntutan tersebut Jaksa Penuntut Umum menggunakan dakwaan primer pasal 112 sedangkan unsur – unsurnya menggunakan pasal 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Menanggapi hal tersebut Budhi pun menjelaskan bahwa JPU telah lalai dalam memasukan unsur pasal dalam surat penuntutan dimana seharusnya dakwaan dan tuntutan harus sejalan tidak dapat dipisahkan.

” dalam surat tuntutan ada kesalahan dalam penulisan unsur – unsur pasal, seharusnya dakwaan dan tuntutan ini harus sejalan karena dakwaan merupakan acuan dalam membuat tuntutan ” jelas Budhi saat diwawancarai berdikarinews.com di Pengadilan Jakarta selatan , rabu (6/9).